"dengan kata-kata aku merangkum ragu, dengan puisi-puisi aku merancu dalam rindu." — David Tandri

Wednesday, March 28, 2007

Hakikat Cinta


tiada warna yang mampu bergabung melukis cinta
atau bentuk, dan segala alam
sebab ia adalah udara yang dihela
hangat dari hati yang membara

cinta bukan untuk memenangi kata-kata
atau ciuman di pipi kiri
cinta selalu melepas tubuh
hidup dari kalbu

menetas tanpa suara
lahir tidak terlihat oleh mata
cinta hidup seperti wujud angin yang sederhana
namun terasa


Medan, 28 Maret 2007


* puisi ini pernah dimuat di Rubrik Cerpen & Puisi, Harian Analisa (Medan), tanggal 11 Juli 2007

Saturday, March 10, 2007

Cinta Putih


aku ingin seperti merak tanpa ekor namun tetap bahagia
bercintaan dengan tiada sesuatu di mata
kudapat hangat tanpa memimpikan bara

jikapun padaku bermekaran garis-garis luka
pikirkan itu darah tidak menjadi lukisan tangan
atau panas semarak matahari
tetapi sebagai sungai yang ceria
mengantar debur padamu tanpa melalui jembatan

cinta ini semudah lurus saja pantai kepada laut
cukup perkasa sang kabar yang tersebut
aku menginginkanmu dengan tiada gula-bunga yang tampak di akhir jemput


TII, 10 Maret 2007


* puisi ini pernah dimuat di Rubrik Rebana, Harian Analisa (Medan), tanggal 28 Oktober 2007