"dengan kata-kata aku merangkum ragu, dengan puisi-puisi aku merancu dalam rindu." — David Tandri

Saturday, May 10, 2008

Aku Menuju Padamu /1/


kurasakan cukup panjang siang ini
mabuk di peluk mekar matamu
tidurku melayang di ombak
gila, terkadang hilang-lupa semua
seperti apa lagi gerangan suasana pelabuhan besok

itu mimpi!

jika musim ini telah berakhir
akan ada angin lain meniup di sini
bersama nyanyian-nyanyian manja kanak
jua lagu desir, lagu puja yang kupatuk ke dadamu
sejak dulu

tiba saatnya prajurit benteng menjelang pelabuhan terakhir
dengan bunga-bunga dari jariku kulentikkan jarimu
dengan sinar-binar dari mataku kekedipkan matamu
aku akan berjalan dari perbatasan
menuju rumahmu

itu kini!


CM, 10 Mei 2008


* puisi ini pernah dimuat di Rubrik TRP, Harian Analisa (Medan), tanggal 02 November 2008

TENTANG PENULIS >>>

DAVID TANDRI

Penulis muda dan blogger aktif kelahiran Medan, 01 Maret 1988. Menulis puisi dan prosa di berbagai media massa cetak dan online. Pernah memenangkan beberapa penghargaan menulis, baik di tingkat lokal maupun nasional. Beberapa puisinya terangkum dalam antologi "Menguak Tabir" (2012). Membaca dan fotografi adalah dua kegiatan yang dinikmatinya di sela-sela kesibukannya dalam berkarier. Kini berdomisili di Medan, Sumatera Utara.

Facebook: David Tandri

Twitter: @davidtandri

Website: www.davidtandri.com