"dengan kata-kata aku merangkum ragu, dengan puisi-puisi aku merancu dalam rindu." — David Tandri

Wednesday, March 28, 2007

Hakikat Cinta


tiada warna yang mampu bergabung melukis cinta
atau bentuk, dan segala alam
sebab ia adalah udara yang dihela
hangat dari hati yang membara

cinta bukan untuk memenangi kata-kata
atau ciuman di pipi kiri
cinta selalu melepas tubuh
hidup dari kalbu

menetas tanpa suara
lahir tidak terlihat oleh mata
cinta hidup seperti wujud angin yang sederhana
namun terasa


Medan, 28 Maret 2007


* puisi ini pernah dimuat di Rubrik Cerpen & Puisi, Harian Analisa (Medan), tanggal 11 Juli 2007

TENTANG PENULIS >>>

DAVID TANDRI

Penulis muda dan blogger aktif kelahiran Medan, 01 Maret 1988. Menulis puisi dan prosa di berbagai media massa cetak dan online. Pernah memenangkan beberapa penghargaan menulis, baik di tingkat lokal maupun nasional. Beberapa puisinya terangkum dalam antologi "Menguak Tabir" (2012). Membaca dan fotografi adalah dua kegiatan yang dinikmatinya di sela-sela kesibukannya dalam berkarier. Kini berdomisili di Medan, Sumatera Utara.

Facebook: David Tandri

Twitter: @davidtandri

Website: www.davidtandri.com