"dengan kata-kata aku merangkum ragu, dengan puisi-puisi aku merancu dalam rindu." — David Tandri

Monday, September 27, 2010

Sebuah Monolog /1/


rasa ini masih persis sama
serumit bait selamat malam yang lindap
tanpa berita
bisik-bisik tua menjadi kelebihan makna
sampai hujan menghabiskan dinginnya
dia tetap berada di tengah-tengah rahasia

ketahuilah,
aku sedang menunggak sebuah rindu
di luar kata-kata


CMD, 27 September 2010


* puisi ini pernah dimuat di Rubrik TRP, Harian Analisa (Medan), tanggal 09 Januari 2011