"dengan kata-kata aku merangkum ragu, dengan puisi-puisi aku merancu dalam rindu." — David Tandri

Tuesday, October 12, 2010

Sebuah Monolog /2/


bagaimanakah kabarnya di sana
jika baik saja, adakah dia sempat mengulang bayangku
walau barang sejenak

di suatu dermaga, aku sedang membela sunyi
menunggu sorot terang yang syukur-syukur bisa melipur
melarikan esok hari

sementara aku terus terpaku
seperti bulan yang sedang mengikat malam


CMD, 12 Oktober 2010


* puisi ini pernah dimuat di Rubrik TRP, Harian Analisa (Medan), tanggal 09 Januari 2011

TENTANG PENULIS >>>

DAVID TANDRI

Penulis muda dan blogger aktif kelahiran Medan, 01 Maret 1988. Menulis puisi dan prosa di berbagai media massa cetak dan online. Pernah memenangkan beberapa penghargaan menulis, baik di tingkat lokal maupun nasional. Beberapa puisinya terangkum dalam antologi "Menguak Tabir" (2012). Membaca dan fotografi adalah dua kegiatan yang dinikmatinya di sela-sela kesibukannya dalam berkarier. Kini berdomisili di Medan, Sumatera Utara.

Facebook: David Tandri

Twitter: @davidtandri

Website: www.davidtandri.com