"dengan kata-kata aku merangkum ragu, dengan puisi-puisi aku merancu dalam rindu." — David Tandri

Saturday, February 4, 2012

Postulat Cinta /1/


cinta adalah sebuah gejala
yang kau tak sempat mencegahnya berbunga
ia memang tidak pandai bicara
tapi maknanya berwibawa
bukti janji yang sederhana, harga jiwa yang dewasa

jika cinta telah mekar merah di mata
jagalah mimpi sebanding dengan rasa
lewat tingkah yang tekun, dan perilaku yang rela
agar kau paham, surga jauh karena memang ia tidak biasa

jika malam tak lagi mampu ceria
kau tak perlu tergesa-gesa membetulkan cinta
karena cinta adalah parasut yang terbuka
selamat mendarat tidak meluka

jangan kesal pada cinta yang gagal
serupa gerhana, gelap sebentar adalah wajar
semua yang bersembunyi dan yang belum jadi akan sama-sama tertinggal
berganti kejut dan kelakar yang terpelajar

cinta yang benar betah untuk mendengar
tentang rasa tentang rahasia tentang sesal yang sia-sia
selama hidup tegar bersandar
berlebih dan berkurang bukan asal perkara
puja dan manja hanya sementara
begitu pula kata-kata sebenarnya tidak bertenaga
selain keramahan hati, yang sudi untuk saling berbagi
satu mimpi berkawan sampai mati


Medan, 04 Februari 2012

TENTANG PENULIS >>>

DAVID TANDRI

Penulis muda dan blogger aktif kelahiran Medan, 01 Maret 1988. Menulis puisi dan prosa di berbagai media massa cetak dan online. Pernah memenangkan beberapa penghargaan menulis, baik di tingkat lokal maupun nasional. Beberapa puisinya terangkum dalam antologi "Menguak Tabir" (2012). Membaca dan fotografi adalah dua kegiatan yang dinikmatinya di sela-sela kesibukannya dalam berkarier. Kini berdomisili di Medan, Sumatera Utara.

Facebook: David Tandri

Twitter: @davidtandri

Website: www.davidtandri.com