"dengan kata-kata aku merangkum ragu, dengan puisi-puisi aku merancu dalam rindu." — David Tandri

Saturday, November 10, 2012

Sajak Miris



Sebab air mata adalah setetes larutan kesedihan...

Siapa berkenan memeluk lelaki yang terluka
yang gagal tabah oleh serangkaian jerih payah jiwa?

Malam yang tawar, merona langit dalam wujud nanar.
Untuk apa luka berkelakar, jika sesayup pun urung kau dengar?

Maka tangis adalah reruntuhan akhir dari kesedihan
tepat ketika kau mangkir, dan aku tinggal kenangan.


Medan, 10 November 2012